Posts

Showing posts with the label Al-Qaeda

Tokoh Al-Qaeda Al-Libi Tewas Sebelum Diadili di AS

Washington - Seorang tersangka teroris al-Qaeda tewas Jumat malam, 2 Januari 2015, hanya beberapa hari sebelum ia dijadwalkan untuk diadili di pengadilan federal di New York, Amerika Serikat. Ia akan diadili karena diduga membantu merencanakan pemboman tahun 1998 di luar Kedutaan Besar AS di Tanzania dan Kenya yang menewaskan 224 orang. Di antara mereka yang tewas dalam pemboman itu adalah 12 orang Amerika, termasuk dua agen badan intelijen AS, Central Intelligence Agency (CIA).

Iran Klaim Gagalkan Upaya Pembunuhan oleh Mossad

Tehran - Korps Elite Garda Revolusi Iran mengaku berhasil menggagalkan upaya pembunuhan oleh badan intelijen Israel, Mossad, terhadap salah satu ilmuwan nuklirnya. Soal ini disampaikan seorang pejabat senior Korps Elite Garda Revolusi Iran, Sabtu 3 Januari 2014.

Inggris Minta Warga Muslim Cegah Anaknya Perang ke Suriah

London - Polisi Inggris meminta wanita Muslim untuk menghalangi anak-anak muda di komunitas mereka untuk pergi untuk berperang di Suriah. Ini adalah taktik terbaru pemerintah Eropa yang khawatir tentang risiko keamanan yang ditimbulkan oleh anak muda yang diradikalisasi oleh perang di luar negeri.

Tentara AS yang Dipertahankan di Afganistan Sekitar 5.000

Washington -  Tentara Amerika Serikat yang akan tetap dipertahankan di Afganistan bisa kurang dari 10.000, jumlah minimum yang diminta oleh militer AS untuk melatih pasukan bersenjata negara itu. Soal ini disampaikan pejabat pemerintahan Barack Obama yang mendapat penjelasan tentang masalah ini.

Melacak Akar Terorisme di Indonesia

Image
Judul: The Roots of Terrorism in Indonesia: From Darul Islam to Jemaah Islamiyah Penulis: Solahudin Penerbit: University of New South Wales, Australia Cetakan: Juli 2013 Halaman: 236

Kini Giliran Menggempur Afrika Utara

Setelah lebih dari satu dekade berperang dengan dalih menumpas teroris, Amerika Serikat memandang ancaman teror tak lagi berasal dari Pakistan atau Afganistan. Yang paling gawat kini justru datang dari milisi yang tersebar di wilayah Afrika Utara. "Afrika salah satu tempat berkumpulnya kelompok teroris. Kami akan terus memburu mereka," ujar Presiden Barack Obama dalam jumpa pers Selasa pekan lalu.

Intelijen Inggris: Ada Ancaman dari Militan Islam

London - Ribuan ekstremis Islam di Inggris melihat masyarakat Inggris sebagai target yang sah untuk diserang, kata Andrew Parker, direktur jenderal badan intelijen dalam negeri Inggris, Security Service (MI5).

Tokoh Al-Qaeda Diculik, Libya Minta Klarifikasi AS

Tripoli - Pemerintah Libya, Ahad, 6 Oktober 2013, meminta klarifikasi dari Amerika Serikat tentang sebuah penculikan di Tripoli terhadap pemimpin Al-Qaeda terkait dengan pemboman Kedutaan AS 1998 di Afrika Timur.

Eks Agen FBI Mengaku Bersalah Bocorkan Rahasia

New York - Donald Sachtleben, mantan agen Biro Penyelidik Federal (FBI) Amerika Serikat, dalam sidang Senin, 23 September 2013, mengaku bersalah karena membocorkan informasi kepada wartawan tentang rencana pengeboman oleh Al-Qaeda dan tuduhan kasus pornografi anak.

Fokus Baru Intel Amerika

Barack Obama membuat pernyataan mengejutkan ketika berpidato di Universitas Pertahanan Nasional, Washington, Kamis tiga pekan lalu. Sejumlah kalangan menduga Presiden Amerika Serikat itu akan berbicara soal tiga skandal yang sedang mengguncang pemerintahannya. Namun, ia justru membuat keputusan penting menyangkut tugas Central Intelligence Agency (CIA). Ia mengembalikan agen intelijen Abang Sam itu ke peran tradisionalnya sebagai mata-mata.

Jalan Jihad Jabhat Nusrat

Kelahirannya tak diumumkan terbuka. Media Manara al-Bayda, dalam video yang dirilis ke forum jihad Shumukh al-Islam, mengabarkan pembentukan Jabhat Nusrat al-li-Ahl al-Sham Min Mujahidin al-Sham fi Sahat al-Jihad, yang dikenal dengan Jabhat Nusrat. Dalam deklarasinya, sang pemimpin, Abu Mohammad al-Julani, menyebut kelahiran organisasi ini sebagai jawaban atas seruan jihad untuk membela rakyat Suriah melawan pasukan pemerintah Bashar al-Assad.

Inside Story Operasi AS untuk Membunuh Osama bin Laden

Ketegangan Amerika Serikat dan Pakistan saat ini tak bisa dilepaskan kaitannya dengan penyerbuan pasukan khusus Amerika Serikat, US Navy SEALs, ke Abbottabad, yang akhirnya menewaskan pemimpin Al Qaeda, Osama bin Laden, 2 Mei 2012 lalu. Pakistan tak bisa terima kedaulatannya diterabas meski oleh negara sekutu-nya itu. Mengapa Washington tak memberitahu Islamabad sebelum operasi mematikan itu? Majalah Time edisi 7 Mei 2012, menjawab pertanyaan itu.