Posts

Showing posts with the label On Media

Newsweek Akan Kembali Terbit dalam Edisi Cetak

New York - Newsweek, majalah mingguan Amerika Serikat, kemungkinan akan kembali terbit dalam edisi cetak. Majalah yang pemiliknya berganti beberapa kali ini menghentikan edisi cetaknya tahun lalu.

Dari 3.000-an Media Massa, Baru 30 Media yang Punya Serikat Pekerja

TEMPO Interaktif, Jakarta – Federasi Serikat Pekerja Media Independen mencatat dari 3.117 media yang ada di Indonesia baru 30 media yang telah membentuk Serikat Pekerja (SP). Ketua Federasi Serikat Pekerja Media Independen, Abdul Manan, menilai industri media memang yang paling lamban ketimbang industri lainnya.

Serikat Karyawan Kalahkan Indosiar

Koran Tempo, 19 Januari 2011 JAKARTA -- Pengadilan Negeri Jakarta Barat memenangkan gugatan anti-berserikat yang diajukan oleh Serikat Karyawan (Sekar) Indosiar terhadap manajemen PT Indosiar Visual Mandiri. "Tuntutan penggugat dikabulkan sebagian. Tergugat terbukti telah melakukan pelanggaran hukum karena melakukan tindak menghalang-halangi hak karyawan dalam berserikat," ujar ketua majelis hakim Janes Aritonang dalam sidang kemarin.

Indosiar Kalah di Pengadilan Negeri Jakarta Barat

Selasa, 18 Januari 2011 | 15:31 WIB TEMPO Interaktif, Jakarta - Pengadilan Negeri Jakarta Barat memenangkan kasus gugatan anti berserikat yang diajukan oleh Serikat Karyawan (Sekar) Indosiar terhadap Manajemen PT Indosiar Visual Mandiri. "Tuntutan penggugat dikabulkan sebagian, tergugat terbukti telah melakukan pelanggaran hukum karena melakukan tindak menghalang-halangi hak karyawan dalam berserikat," ujar ketua majelis hakim Janes Aritonang dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (18/1).

Wartawan Tempo Raih Swara Sarasvati 2010

Image
RABU, 22 DESEMBER 2010 | 21:00 WIB Foto: Manan (berdiri), Pru, Tarto, Dwi, dan Anton.  TEMPO Interaktif, Jakarta - Koalisi Perempuan Indonesia memberikan Swara Sarasvati 2010 kepada jurnalis dan media massa yang mendukung perjuangan mengkampanyekan peningkatan keterwakilan politik perempuan dalam pengambilan kebijakan. Penghargaan diberikan dalam sebuah acara di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (22/12/2010) malam.

Media Diminta Benahi Klausul Perjanjian Kerja dengan Pekerjanya

Image
RABU, 03 NOVEMBER 2010 | 18:12 WIB Foto: antarafoto.com TEMPO Interaktif, Jakarta - Pegiat serikat pekerja media mendesak perusahaan media untuk membenahi Perjanjian Kerja Bersama (PKB) untuk meningkatkan kesejahteraan pekerjanya. Peningkatan kesejahteraan diyakini akan diikuti oleh perbaikan kinerja sehingga itu juga bisa menguntungkan perusahaan media.

Bagir Manan Menjadi Anggota Dewan Pers

Kamis, 07 Januari 2010 | 20:08 WIB TEMPO Interaktif, Jakarta - Mantan Ketua Mahkamah Agung, Bagir Manan, menjadi anggota Dewan Pers periode 2010-2013. Bagir terpilih bersama delapan anggota Dewan Pers lainnya dalam pemilihan oleh Badan Pekerja Pemilihan Anggota Dewan Pers di Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih Jakarta, hari ini.

Hanya 30 Persen Pers yang Sehat

Image
KOMPAS, Rabu, 6 Mei 2009 04:39 WIB Foto: Matanews.com Jakarta, Kompas - Sepuluh tahun sejak kemerdekaan pers, media baru terus bermunculan. Namun, lembaga pers belum sepenuhnya sehat. Hanya 30 persen lembaga pers yang sehat secara bisnis. Selain itu, dari sisi isi materi juga belum sepenuhnya mendidik, mencerdaskan bangsa, dan mendorong demokratisasi yang sehat.

Jurnalis Tempo Terima Penghargaan UNESCO

Image
Koran Tempo, Rabu, 06 Mei 2009, hal. A7 JAKARTA—Dewan Pers dan UNESCO (Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa) memberikan penghargaan karya jurnalistik 2009 kategori perlindungan kemerdekaan pers kepada wartawan Tempo, Abdul Manan. ”Penghargaan ini apresiasi kepada wartawan yang telah berkontribusi dalam pengembangan dan perlindungan pers,” ujar anggota Dewan Pers sekaligus juri, Abdullah Alamudi, kemarin.

Tempo Journalist Receives UNESCO Award

Wednesday, 06 May, 2009 | 16:05 WIB TEMPO Interactive, Jakarta:The Indonesian Press Council and UNESCO presented the 2009 journalistic award for press freedom protection category to Tempo journalist, Abdul Manan. “This award is an appreciation to all journalists who have contributed towards press development and protection of journalists,” said Press Council member and jury, Abdullah Alamudi, yesterday.

DPR: Permintaan Maaf Bukan Aib bagi Polisi

JAKARTA -- Kepolisian seharusnya melaksanakan putusan kasasi Mahkamah Agung yang menyatakan harusmeminta maaf kepada Aliansi Jurnalis Independen dan para wartawan. "Permohonan maaf tak akan merendahkan derajat dan tak menimbulkan aib bagi kepolisian," ujar Lukman Hakim Saifuddin, anggota Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat, di gedung MPR/DPR kemarin. Lukman mengatakan permohonan maaf itu justru menunjukkan kebesaran jiwa kepolisian. "Ini bisa menjadi bukti penghormatan kepolisian atas hukum," ujar politikus Fraksi Partai Persatuan Pembangunan itu. Mahkamah Agung mengabulkan gugatan perdata Aliansi Jurnalis terhadap Kepala Kepolisian RI. Majelis kasasi Mahkamah Agung dalam putusannya menyatakan Kepala Kepolisian RI harus meminta maaf kepada wartawan. Gugatan itu berawal dari penyerbuan sekelompok orang ke kantor majalah Tempo pada 8 Maret 2003. Upaya perundingan--setelah penyerbuan itu--dilakukan di kantor polisi Jakarta Pusat. Tapi, di kantor polisi, Pemimpin Redak...

Kepala Polisi Harus Minta Maaf

JAKARTA - Mahkamah Agung mengabulkan kasasi gugatan perdata Aliansi Jurnalis Independen terhadap Kepala Kepolisian RI. "Dengan putusan ini, Kepala Kepolisian RI harus meminta maaf kepada Aliansi Jurnalis Independen dan kepada para wartawan," kata Hakim Agung Artidjo Alkostar, saat ditemui di kantornya, kemarin. Putusan itu dibacakan pada 3 Agustus lalu oleh majelis kasasi yang dipimpin Hakim Agung Gunanto Suryono beranggotakan Artidjo dan Mansyur Kartayasa. Gugatan perdata itu diajukan Rommy Fibri, ketua Aliansi Jurnalis Jakarta. Berawal saat penyerbuan massa, pada 8 Maret 2003 silam, yang merasa dirugikan atas pemberitaan Majalah Tempo berjudul "Ada Tomy di Tenabang?" Upaya perundingan setelah penyerbuan itu dilakukan di kantor polisi Jakarta Pusat. Menurut Rommy, dalam perundingan itu Pemimpin Redaksi Bambang Harymurti mendapat ancaman dan kontak fisik. Polisi digugat karena membiarkan terjadinya ancaman itu terhadap Bambang. Sebagai pengayom dan pelindung masyara...

RUU RN Bisa Pidana Wartawan

Arfi Bambani Amri - detikcom Jakarta - Kecaman terhadap RUU Rahasia Negara meluas. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menyebut RUU ini bisa mempidana wartawan yang melakukan kegiatan jurnalistik. "Bisa membuat wartawan bisa dipidana. Bisa-bisa nanti wartawan menulis mengenai persenjataan TNI dipenjara karena perbuatan itu bisa dikategorikan pidana," cetus Sekjen AJI Abdul Manan dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis, (28/9/2006). Manan menilai, RUU Rahasia Negara cenderung memberikan kewenangan luar biasa kepada pemerintah untuk mengkategorikan rahasia negara. Akibatnya, wartawan bakal kesulitan menunaikan kewajibannya sesuai undang-undang. "Sebagaimana kita tahu, wartawan bertugas untuk menyampaikan informasi publik. Dengan RUU ini tentunya tidak bisa melaksanakan tugas itu," ujar pria berkacamata ini. AJI berpendapat UU Rahasia Negara tidak diperlukan. Substansinya sudah diatur dalam UU Kebebasan Memperoleh Informasi Publik (KMIP). "Menurut kami itu sudah d...

Anugerah Suardi Tasrif 2006

Mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan aktivis perempuan Gadis Arivia ditetapkan sebagai pemenang Anugerah Suardi Tasrif 2006 yang diberikan dalam rangka Ulang Tahun Ke-12 Aliansi Jurnalis Independen (AJI). Pengumuman pemenang Anugerah Suardi Tasrif itu disampaikan Sekretaris Jenderal AJI Abdul Manan dan Koordinator Juri Willy Pramudya di Jakarta, Kamis (10/8). Gur Dur dinilai sebagai tokoh yang konsisten dalam memperjuangkan kebebasan berekspresi. Demikian pula halnya dengan Gadis. Ia dinilai sebagai tokoh yang penting dalam aksi penolakan terhadap RUU Antipornografi. (wis) Kompas, Jumat, 11 Agustus 2006 Kilas Politik dan Hukum http://www.kompas.com/kompas-cetak/0608/11/Politikhukum/2873601.htm 

Gus Dur, Gadis honored with press award

The Jakarta Post, Jakarta August 11, 2006 A controversial religious leader and a feminist writer were named winners of an award for freedom of expression Thursday. They are former president Abdurrahman "Gus Dur" Wahid and Gadis Arivia who founded Jurnal Perempuan, a woman's journal. A member of the jury, Endy M. Bayuni, said the decision to present them the Suardi Tasrif award, named after a noted journalist, was because "they succeeded in opening the public's perspective in the controversial debate of the pornography bill, that more was at stake beyond the bill itself." Gadis and Gus Dur were among many who raised concerns of the threat to the country's pluralism, freedom of expression and womens' rights should the bill take effect. The presentation will take place Friday in conjunction with the 12th anniversary of the press organization issuing the annual award, the Alliance of Independent Journalists (AJI). Although many others had raised similar ...

Hapus Anggaran untuk Wartawan di Departemen

(Jakarta) Sejumlah organisasi pers seperti Aliansi Jurnalis Independent (AJI) dan Dewan Pers mengkampanyekan antisuap. Lembaga – lembaga itu mendesak Wakil Presiden (Wapres) Muhammad Jusuf Kalla menghapus anggaran untuk wartawan yang ada disetiap departemen. Penyediaan anggaran akan sangat menggangu profesionalisme wartawan. Wapres sendiri setuju dengan usulan tersebut. Demikian dikemukakan Ketua AJI, Heru Hendratmoko di kantor Wapres, Jakarta, Jumat (21/7), sesuai bertemu dengan Wapres. Hadir juga pada pertemuan itu anggota Dewan Pers Leo Batubara, Sekretaris Jenderal AJI Abdul Manan, Pemimpin Redaksi SCTV Rosiana Silalahi, Ketua Divisi Serikat Pekerja AJI Ulin Ni’am Nusron, Ketua AJI Jakarta Jajang Djamaludin. Heru menjelaskan, kampanye antisuap ini adalah bagian dari sebuah proses untuk mendorong pemerintah memberantas korupsi. Pemberantasan korupsi yang diberitakan terus menerus oleh media massa harus dimulai dari pekerja pers itu sendiri. caranya tidak menerima amplop dari nara su...

Protesters attack 'Playboy' editorial office

Image
Two policemen were injured Wednesday when about 100 demonstrators, most of them Islam Defenders Front (FPI) members, attacked the Playboy Indonesia editorial office in South Jakarta. Protesters pelted the building with rocks, shattering windows and panicking the tenants. The injured police personnel, who were guarding the building, were admitted to nearby Fatmawati Hospital for treatment. Riot police personnel finally managed to calm the crowd, who were protesting last Wednesday's publication of a local version of the men's magazine. FPI leader Habib Riziq earlier said the group was ready to "go to war" unless their demands were met for the magazine to cease publication. South Jakarta Police chief Sr. Comr. Wiliardi Wizard said they would summon the FPI as the coordinator of the protest. "Prior to the rally, they sent a letter to the police asking for permission to demonstrate. Unfortunately, they could not restrain themselves and keep their anger under control,...

Tempo Menang di Mahkamah Agung

Ada kado penting dari Mahkamah Agung bagi pers nasional. Pekan lalu, MA mengabulkan permohonan kasasi Pemimpin Redaksi mingguan Tempo Bambang Harymurti melawan pengusaha Tomy Winata. Yang luar biasa adalah, dalam kasus ini, MA menggunakan undang-Undang Pers sebagai rujukan. Tim liputan KBR 68h melaporkan untuk Radio Nederland di Hilversum. Djoko Sarwoko: Selama ini UU Pers kurang berfungsi, kita ingin agar UU Pers memiliki peranan penting di dalam pemberitaan atau di dalam media massa. Ke depan, UU Pers harus menjadi lex specialist mudah-mudahan ini menjadi yurisprudensi dan diikuti oleh hakim yang lain. Juru Bicara Mahkamah Agung Djoko Sarwoko mengatakan, inilah salah satu ikhtiar MA untuk mendukung kebebasan pers. Tak pelak lagi, ini memang untuk pertama kalinya, MA menggunakan UU Pers sebagai rujukan hukum dalam memutus sebuah perkara. Perseteruan antara Bambang Harymurti, dalam hal ini Majalah Tempo, dengan konglomerat Tomy Winata berawal dari artikel berjudul Ada Tomy di Tenabang,...

Tempo Menang di MA

Tim Liputan KBR 68h 16-02-2006 Ada kado penting dari Mahkamah Agung bagi pers nasional. Pekan lalu, MA mengabulkan permohonan kasasi Pemimpin Redaksi mingguan Tempo Bambang Harymurti melawan pengusaha Tomy Winata. Yang luar biasa adalah, dalam kasus ini, MA menggunakan undang-Undang Pers sebagai rujukan. UU Pers digunakan Djoko Sarwoko: "Selama ini UU Pers kurang berfungsi, kita ingin agar UU Pers memiliki peranan penting di dalam pemberitaan atau di dalam media massa. Ke depan, UU Pers harus menjadi lex specialist mudah-mudahan ini menjadi yurisprudensi dan diikuti oleh hakim yang lain." Juru Bicara Mahkamah Agung Djoko Sarwoko mengatakan, inilah salah satu ikhtiar MA untuk mendukung kebebasan pers. Tak pelak lagi, ini memang untuk pertama kalinya, MA menggunakan UU Pers sebagai rujukan hukum dalam memutus sebuah perkara. Berawal Maret 2003 Perseteruan antara Bambang Harymurti, dalam hal ini Majalah Tempo, dengan konglomerat Tomy Winata berawal dari artikel berjudul "A...

AJI elects new president

National News - November 28, 2005 The Jakarta Post, Cipanas, West Java The Alliance of Independent Journalists (AJI) elected Heru Hendratmoko of Radio 68H late on Saturday as its new president, replacing Eddy Suprapto of Kontan business weekly. AJI was set up in 1994, triggered by the closure of Detik, Tempo and Editor news publications. The new secretary-general elected along with Heru for the next three years is Abdul Manan, also of Tempo. Voters represented 684 members from 21 AJI chapters across the country. Heru, a cofounder of AJI, pledged that he would strive for "democratic press management" apart from continuing efforts to improve journalists' professionalism and welfare. A survey commissioned by AJI and released on Friday, reported that from 400 journalists interviewed in 17 cities, 65 percent received a monthly income in the range of Rp 600,000 to Rp 1.8 million. While 48.3 percent said wages should be the main agenda of unions, 66.8 percent said their companie...