Posts

Showing posts with the label Economics

Printer yang (Makin) Pintar

Image
JUM'AT, 26 NOVEMBER 2010 | 10:43 WIB Foto: Dok. Hewlett-Packard  TEMPO Interaktif, Jakarta - Teknologi yang disebut printer awalnya adalah terbatas untuk mencetak. Aksesnya juga melalui kabel, yang menghubungkannya dengan komputer sebagai pusat komando untuk mencetak. Belakangan, teknologi jaringan membuat printer bisa diakses lebih banyak komputer, dari lokasi berjauhan. Tapi, printer dan komputer butuh kabel untuk tetap terhubung.

Solusi Keamanan dan Kemudahan dari Hp Solution Center

Image
JUM'AT, 22 OKTOBER 2010 | 09:00 WIB TEMPO Interaktif, Singapura - Pencurian data, selain serangan virus, menjadi perhatian serius pengguna komputer pribadi. Tapi pengamanan di printer? Mungkin tak banyak yang memberi perhatian. Padahal, teknologi yang tugas utamanya adalah mencetak ini juga punya memori dan hardisk seperti komputer. Ia bisa menerima perintah, juga menyimpan data, meski tak 'secerdas' komputer. Itu artinya, ia juga harus dijaga keamanannya.

Printer Laser Warna Laser Terkecil di Dunia dari HP

Image
SELASA, 19 OKTOBER 2010 | 06:40 WIB TEMPO Interaktif, Singapura - Hewlett-Packard mengenalkan printer lassr warna terkecil dalam HP Innovation Summit: Accelerate Today for Impact Tomorrow 18-19 Oktober 2010, di Singapura. Dalam siaran persnya, Selasa (19/10/2010), HP menyatakan, meski kecil, komputer ini memiliki fitur lengkap seperti sejumlah printer terbaru dari perusahaan ini, yaitu ePrint.

HP Luncurkan Printer ePrint untuk Industri

Image
SENIN, 18 OKTOBER 2010 | 14:26 WIB TEMPO Interaktif, Singapura - Hewlett-Packard (HP) meluncurkan printer ePrint, dan terkoneksi dengan internet, untuk industri, hari ini (Senin, 18/10/2010) di Hotel Regent Singapura. Sebelumnya, tepatnya Juni lalu, HP meluncurkan printer dengan teknologi serupa untuk pengguna pribadi. "Produk ini merupakan inovasi HP setelah melihat kebutuhan dari kacamata konsumen," kata John Solomon, senior vice president Imaging and Printing Group Asia Pacific and Japan HP saat meluncurkan printer produk untuk kategori Officejet, Laserjet dan Designjet ini.

Menteri BUMN Sofyan Djalil: Jangan Terlalu Banyak Curiga

MENURUT Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Sofyan Djalil, tak ada yang salah dengan menempatkan bekas anggota tim sukses SBY-JK di posisi komisaris BUMN. Yang penting, katanya, mereka punya kapasitas dalam mengemban tugas. ”Anggota tim sukses itu jumlahnya ribuan. Kalau ada satu atau dua kami pertimbangkan (menjadi komisaris), itu karena kompetensinya,” kata Sofyan kepada wartawan Tempo, Abdul Manan, yang menghubunginya pekan lalu.Sejumlah anggota direksi dan komisaris BUMN yang Anda lantik adalah bekas anggota tim sukses Susilo Bambang Yudhoyono dalam Pemilu 2004. Komentar Anda? Semua orang berhak menjadi anggota dewan direksi atau komisaris kalau punya kompetensi. Semua calon kami tarik dari pasar. Anda tahu direksi keuangan BUMN itu sebagian besar dari kalangan perbankan atau kalangan sekuritas. Di komisaris ada satu atau dua yang barangkali bekas anggota tim sukses. Namun bukan karena tim sukses dia masuk, tapi karena kompetensinya. Aam Sapulete masuk ke PTPN VII dan Andi Arif...

Wapres: Investasi Sampoerna Bisa Empat Kali Lipat

Jum'at, 08 April 2005 | 21:19 WIB TEMPO Interaktif, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, investasi yang akan ditanamkan Sampoerna di Indonesia pascapenjualan sahamnya ke Philip Moris senilai Rp 18 triliun kemungkinan bisa bertambah sampai empat kali lipat. Menurut Kalla, dalam pertemuan Kamis (7/4) lalu, Putra Sampoerna menyampaikan program jangka panjangnya. Jenis lahan investasi yang akan digelutinya amat beragam, seperti mendirikan pabrik gula berskala raksasa di Provinsi Papua dan di sektor telekomunikasi. “Menurut saya sangat baik sekali bahwa dengan dana yang dia dapat itu, dengan kerja sama lagi dengan yang lain dari internasional, justru dapat membuat investasi mungkin sampai empat kali lipat," kata Kalla seusai acara Pelatihan Pengkaderan Partai Golkar 2005 di Slipi, Jakarta, Jumat (8/4). Saat ditanya apakah ada komitmen bahwa semua investasi Sampoerna akan di Indonesia? Kalla menukas, "Di dunia ini, orang investasi ini kemana yang baik. Tapi sebagai o...