Posts

Showing posts with the label Vladimir Putin

Setelah Makan Siang di Zizi

KOLONEL purnawirawan Sergei Skripal dikenal warga Kota Salisbury, Inggris, sebagai pensiunan militer Rusia dan punya bisnis properti di luar negeri. Ia tinggal di rumah modern yang dibeli seharga Rp 5 miliar pada 2011 dengan memakai namanya sendiri. Pria 66 tahun ini tinggal bersama istrinya, Liudmila, yang meninggal akibat kanker lima tahun lalu. 

AS-Rusia Terancam Kembali ke Era Persaingan Nuklir

Lebarnya celah antara Washington dan Moskow soal teknologi rudal jelajah dan semakin beraninya patroli kapal selam berkemampuan nuklir Rusia mengancam akan mengakhiri era pengawasan senjata mematikan. Hal penting lainnya, ini akan membawa dua negara adikuasa itu pada persaingan berbahaya sebagai sesama pemilik nuklir dunia.

Doktrin Baru Militer Rusia: NATO Ancaman Utama

Moskow - Rusia mengidentifikasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) sebagai ancaman militer nomor 1 bagi negara itu dan membuka kemungkinan penggunaan yang lebih luas senjata konvensional berpresisi untuk mencegah agresi asing. Soal ini tertuang dalam doktrin militer baru ditandatangani oleh Presiden Rusia Vladimir Putin, Jumat 26 Desember 2014.

Juri Memvonis Bersalah Lima Pembunuh Jurnalis Anna Politkovskaya

Juri di Pengadilan Kota Moskow, Selasa 20 Mei 2014, memvonis bersalah lima terdakwa dalam kasus pembunuhan wartawan investigasi dan pengkritik Kremlin Anna Politkovskaya tahun 2006. Dua dari lima terdakwa itu sebelumnya sempat divonis bebas.

Putin Sebut Internet sebagai Proyek Intelijen AS, CIA

Moskow - Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut internet sebagai "proyek CIA" dan memperingatkan warganya untuk tidak melakukan pencarian menggunakan mesin pencari Google.

Gordievsky: Ada 37 Mata-mata Russia di Inggris

London - Oleg Gordievsky, mantan anggota Dinas Rahasia Uni Sovyet (Komitet Gosudarstvennoy Bezopasnosti-KGB), yang membelot ke Inggris tahun 1985, masih tetap kritis terhadap tanah kelahirannya. Dalam wawancara dengan Luke Harding yang dimuat Guardian edisi 11 Maret 2013 lalu, Gordievsky menyatakan jumlah mata-mata Russia di Inggris saat ini hampir sama dengan di masa perang dingin.